Tarif Truk Di Pangkas Yang Melintasi 39 Ruas Tol

Ekonomi

Pemerintah akan memangkas tarif jalan tol bagi kendaraan jenis truk yang melintasi 39 ruas jalan tol. Rencananya, tarif yang lebih murah untuk mendorong kegiatan logistik itu akan berlaku mulai pertengahan April ini.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sebanyak 39 ruas tol yang tarifnya turun tersebar dari ruas tol Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) hingga ke luar Jawa.

Untuk Jabodetabek, penurunan tarif akan diterapkan di ruas tol Cengkareng – Kunciran sepanjang 14,19 kilometer (km), Kunciran – Serpong 11,19 km, Cinere – Serpong 14,64 km, Cinere – Jagorawi 14,64 km, Cimanggis – Cibitung 25,39 km, dan Cibitung – Cilincing 34,02 km

Lalu, enam ruas di tol dalam kota sepanjang 69,78 km, Becakayu 21,04 km, Depok – Antasari 21,55 km, Bogor Ring Road 11 km, Serpong – Balaraja 30 km, Jakarta Cikampek Elevated II 36,4 km, dan Tol Akses Tanjung Priok 11,4 km.

Untuk di Pulau Jawa, penurunan tarif tol akan dirasakan oleh ruas-ruas yang terhubung dengan Tol Trans Jawa, yaitu Cikampek – Palimanan sepanjang 116,75 km, Pejagan – Pemalang 58,5 km, Pemalang – Batang 39,2 km, serta Batang – Semarang 75 km.

Kemudian, Semarang – Solo 72,6 km, Solo – Ngawi 90,1 km, Ngawi – Kertosono 87,02 km, Kertosono – Mojokerto 40,5 km, Surabaya – Mojokerto 36,27 km, Gempol – Pasuruan 34,15 km, dan Pasuruan – Probolinggo 31,3 km.

Sedangkan untuk ruas tol non-Trans Jawa, tarif tol akan turun di jalan Tol Ciawi – Sukabumi sepanjang 54 km, Soreang – Pasir Koja 8,15 km, Gempol – Pandaan 13,61 km, Krian – Legundi – Bunder – Manyar 38,29 km, Cisumdawu 58,5 km, dan Pandaan – Malang 37,62 km.

Sementara, ruas tol di luar Pulau Jawa, yakni Tol Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 155,44 km, Terbanggi Besar – Kayu Agung 185 km, Kayu Agung – Palembang – Betung 111,69 km, Palembang – Indralaya 22 km, Pekanbaru – Dumai 135 km, Medan – Kuala Namu – Tebing Tinggi 61,7 km, Medan – Binjai 16,72 km, Balikpapan – Samarinda 99,35 km, dan Manado – Bitung 39,9 km.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjelaskan penurunan tarif tol dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin menurunkan tarif kelogistikan di dalam negeri. Dengan begitu, biaya angkutan kelogistikan semakin kompetitif.

“Hal yang penting semangatnya adalah bukan menurunkan tarif tol, tapi supaya meng-attract (menarik) angkutan logistik utamanya,” kata Basuki pekan lalu.

Adapun penurunan tarif tol dilakukan dengan memperpanjang masa hak pengelola jalan tol (konsesi) bagi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dari 35 tahun menjadi 50 tahun dan penyederhanaan golongan kendaraan yang melintas di jalan tol.

Saat ini, pengguna tol terbagi dalam lima golongan, yakni golongan I untuk kendaraan jenis sedan, jip, pick up/truk kecil, dan bus, golongan II truk dengan dua gandar, golongan III truk dengan tiga gandar, golongan IV truk dengan empat gandar, dan golongan V truk dengan lima gandar. Nantinya golongan IV dan V dilebur ke golongan III.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi
Utang Pemerintah Tidak Semuanya Digunakan Untuk Infrastruktur

Ekonom Faisal Basri menyebut utang yang ditarik pemerintah selama ini tidak seluruhnya digunakan untuk belanja infrastruktur. Total utang pemerintah pada Februari 2018 sudah mencapai Rp4.034,8 triliun. Ia merinci, peningkatan utang pemerintah banyak digunakan untuk belanja barang dan pegawai. Periode 2014-2017, belanja barang pemerintah meningkat sampai 58 persen, sedangkan belanja modal …

Ekonomi
Dwelling Time Pelabuhan Indonesia Melebihi Batas Waktu Yang Ditetapkan Jokowi

Pemerintah mencatat rata-rata dwelling time atau waktu bongkar kontainer hingga keluar dari kawasan pelabuhan per Maret 2018 selama 3,45 hari. Angka itu melewati batas yang ditetapkan pemerintah, yakni maksimal tiga hari. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi merinci dwelling time di Pelabuhan Tanjung Emas dan Tanjung Perak selama 3,73 hari, Pelabuhan …